Warga RT 01 RW 01 desa Rejoagung kecamatan Kedungwaru sekira pukul 12.00 WIB dikejutkan adanya temuan salah satu warganya diketahui meninggal mendadak di dalam rumahnya. Korban diketahui bernama Musanam (54) status duda yang sehari-harinya tinggal sendirian dirumahnya.

Kapolsek Kedungwaru Polres Tulungagung AKP Siswanto seusai evakuasi jenasah korban,Kamis (21/01/2021) saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kejadian tersebut.

Menurut AKP Siswanto, kronologis kejadian berawal dari laporan masyarakat desa melalui pemdes Rejoagung yang melaporkan kejadian ditemukannya ada korban meninggal dunia didalam rumahnya, kemudian petugas dari Polsek Kedungwaru bersama petugas Inafis Satreskrim Polres Tulungagung ,petugas IPJ RSUD dr Iskak Tulungagung mendatangi lokasi kejadian.

Dari keterangan saksi-saksi Siwanto menerangkan, korban terakhir kali masih diketahui berkomunikasi dengan warga sekitar , Senin (18/01/2021) kemarin ,kemudian setelah itu korban tidak nampak keluar rumah.Korban pertama kali ditemukan hari ini oleh salah satu temannya yang biasa berkomunikasi dengan korban.Teman korban curiga setelah berusaha mengubungi korban melalui handphonenya, namun tidak ada jawaban. Selanjutnya teman korban mendatangi rumah korban yang dalam keadaan tertutup dan setelah dibuka pintu rumahnya,korban diketahui sudah dalam keadaan meninggal dengan posisi terlentang di dekat dapur dalam rumah korban, selanjutnya memberitahukan kejadian tersebut ke pihak pemdes Rejoagung dan diteruskan ke Polsek Kedungwaru.

“Saat dilakukan pemeriksaan pada jasad korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan,”terang Kapolsek.

Selanjutnya jasad korban yang menurut keterangan dari tetangga ini adalah berprofesi sebagai sopir dievakuasi ke kamar jenasah RSUD dr Iskak Tulunhagung untuk dilakukan Visum.

“Untuk penyebab kematian korban masih belum diketahui secara pasti dan kita menunggu hasil visum dari Rumah Sakit.Tadi saat dilakukan pemeriksaan, kondisi jasad korban sudah membengkak dan mengeluarkan bau menyengat ,”tutupnya.

Dikutip dari Istagram Sat Reskrim Polres Tulungagung. Hasil olah TKP Unit Inafis Sat Reskrim Polres Tulungagung tidak terdapat adanya tanda penganiayaan dari tubuh korban dan hasil pemeriksaan Visum tim medis Dr. Iskak Tulungagung diduga korban meninggal dunia karena sakit darah tinggi sesuai keterangan dari pihak keluarga korban. (NN95)

Komentar

By restu