Kapolsek Kalangbret Tulungagung Raih Penghargaan Adhi Rajasa Kapolda Jatim Award 2021

Tulungagung- Reward kembali diberikan kepada Kapolsek Kalangbret jajaran Polres Tulungagung, AKP Puji Hartanto pada gelaran Kapolda Jatim Award 2021.

Jika sebelumnya kampung tangguh Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman yang diinisiasi oleh Forkopimcam Kauman bersama Kapolsek Puji Hartanto sukses mencuri perhatian Polda Jatim dengan berbagai inovasinya, bahkan sempat menggondol penghargaan oleh Kapolda Jatim dalam hal inovasi pencegahan penyebaran Covid-19 tahun lalu.

Kini, Kapolsek Kalangbret, AKP Puji Hartanto sendiri yang diganjar penghargaan atas kepeduliannya terhadap pencegahan Covid-19 dan kreatifitasnya dalam mendukung pelaksanaan Kampung Tangguh Semeru Guyub Rukun.

Penghargaan Ardi Rajasa Kapolda Jatim Award 2021 ini diserahkan secara langsung oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, Kamis (11/02), di Gedung Mahameru Mapolda Jatim.

Penghargaan ini diserahkan kepada anggota polisi yang dinilai memiliki prestasi dan berinovasi dalam kinerja, termasuk mensukseskan program pencegahan penyebaran Covid – 19.

Ditemui usai menerima penghargaan, AKP Puji Hartanto mengaku tak menyangka akan menjadi anggota yang terpilih pada Kapolda Jawa Timur Award 2021 kali ini.

“Dari Tulungagung ada dua anggota. Saya dipilih dalam hal kepeduliannya terhadap pencegahan Covid-19 dan kreatif dalam mendukung pelaksanaan Kampung Tangguh Semeru Guyup Rukun,” ujarnya.

Seperti biasa, AKP Puji Hartanto bekerja sesuai dengan arahan dari pimpinan untuk memastikan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayahnya.

Semangat bekerja ikhlas, cerdas dan tepat itupun dia tularkan kepada anggotanya, agar selalu mengedepankan sisi humanis untuk mengajak masyarakat turut serta menerapkan protokol kesehatan di wilayahnya masing-masing.

“Kuncinya kerja ikhlas. Kemudian kita sampaikan agar anggota juga menerapkan hal yang sama di lapangan,” jelasnya.

Perwira polisi yang akrab disapa Tanto ini mengaku mendapatkan dukungan luar biasa dari Forkopimcam Kauman hingga pemerintah tingkat desa. Bahkan antusiasme yang ditularkan oleh masyarakat membuatnya semakin semangat untuk bekerja dan memaksimalkan peran kampung tangguh yang telah terbentuk.

“Antusias masyarakat dan lurah-lurahnya luar biasa. Tanpa dukungan dari mereka, saya rasa tidak mungkin bisa terus berjalan seperti ini,” ungkapnya.

Bahkan kini 13 desa di wilayah Polsek Kalangbret Tulungagung telah memiliki sarana memadai untuk menjadi kampung tangguh dan mensuskseskan instruksi pemerintah dalam menerapkan PPKM skala mikro guna mencegah penyebaran Covid-19 di masa pandemi ini.

“Semua desa di Kalangbret ini sudah memiliki fasilitas kampung tangguh. Seperti posko kesehatan, lumbung pangan, ruang isolasi dan lain-lain,” jelasnya.

Pria ramah itu berharap, upaya pencegahan ini membuahkam hasil dan bisa menggerakkan masyarakat luas untuk mentaati protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19 di Tulungagung pada umumnya. (copiteh)

Komentar