Tulungagung-Guna meningkatkan rasa cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menambah wawasan kebangsaan, Aipda Miftahul bersama Tiga Pilar melaksanakan pembinaan pada perguruan Pencak silat di Kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung tentang himbauan kamtibmas dan wawasan kebangsaan. Sabtu (09/01/21)

Wawasan Kebangsaan bukan hanya untuk menambah kecintaan terhadap NKRI namun juga untuk menambah wawasan tentang kerukunan dan toleransi kepada seluruh anggota pencak silat yang ada di Kecamatan Bandung.

Pada kesempatan tersebut di sampaikan materi tentang Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945 dalam rangka menanamkan dan memberikan pemahaman akan arti pentingnya pengamalan Sila sila Pancasila dan menghayati arti Bhineka Tunggal Ika dalam kehidupan bermasyarakat.

Apabila sebagai Warga Negara Indonesia sudah memahami dan mengerti serta mengamalkan arti dari Sila sila Pancasila, maka tidak akan pernah terjadi lagi perselisihan antar warga apalagi antar perguruan Bela diri seperti yang pernah terjadi, karena sebagai warga masyarakat akan saling menghargai dan menghormati dengan segala perbedaannya.

Beberapa waktu yang lalu Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto menjelaskan, pihaknya bakal memanfaatkan peran Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk memberikan wawasan kebangsaan kepada calon pendekar.

Sehingga anak anak muda yang akan menjadi anggota maupun sudah menjadi anggota ini mengenal sejarah kebangsaan secara umum, tidak hanya mendapatkan ilmu dan pengetahuan tentang jurus jurus saja.

“Bhabinkamtibmas akan kita perintahkan agar bersinergi dengan Babinsa, untuk memberikan pengetahuan kebangsaan kepada calon pendekar ini, agar mereka tau kemerdekaan bangsa ini didapat oleh persatuan semua warga,” ujarnya.

Harapannya, dengan mengetahui sejarah kebangsaan, mereka bisa menghargai perbdedaan dan bisa menjalin kerjasama seperti yang dicontohkan oleh pendahulu bangsa.

“Jangan hanya mereka mendapatkan update tambahan ilmu dan jurus jurus saja, melainkan juga pemahaman kebangsaan,” jelasnya.

Komentar

By restu