Tulungagung – Sejak awal penetapan pandemi Covid-19 di Kabupaten Tulungagung kemudian disusul dengan penatapan RSUD dr Iskak Tulungagung sebagai rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 dan penetapan Rusunawa IAIN sebagai lokasi karantina pasien, Satgas Covid-19 langsung menyiagakan pasukan di lokasi karantina dan RSUD dr Iskak.


Pasukan pengamanan di lokasi karantina diberikan tugas untuk memastikan kondusifitas di lokasi karantina, sedangkan pasukan TNI – POLRI yang disiagakan di RSUD dr Iskak Tulungagung disiagakan untuk memastikan tidak ada gangguan pada proses penyembuhan pasien Covid-19.


Termasuk potensi pengambilan paksa jenazah Covid-19 oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab.


Paur Humas Polres Tulungagung, Iptu Neny Sasongko yang dikonfirmasi mengatakan, secara rutin pihaknya bersama dengan TNI melakukan pengamanan.


Seperti pengamanan yang dilakukan pada Senin (04/01) kemarin, pengamanan tersebut dilakukan oleh 3 orang personil Polri, 2 orang personil TNI dan 2 orang petugas keamanan dari rumah sakit.


“Terus kita lakukan pengamanan di RSUD, seperti kemarin kita lakukan pengamanan dengan 3 personil Polri, 2 personil TNI dan 2 anggota keamanan rumah sakit,” ujarnya.


Neny menjelaskan, penjagaan dilakukan setiap hari sejak pertama kali pandemi Covid-19 ditetapkan oleh pemerintah, hal ini dilakukan untuk meminimalkan potensi pengambilan jenazah pasien Covid-19 oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab.


“Agar tidak ada pihak pihak yang semena mena mengambil tindakan diluar prosedur, untuk mengambil jenazah Covid-19 secara paksa,” jelasnya.


Pihaknya menyebut, sampai saat ini kejadian tersebut tidak ditemukan di Tulungagung, pihaknya bersyukur dengan kondisi ini.


Selain karena massivenya sosialisasi dari petugas kepada keluarga pasien, kesadaran masyarakat Tulungagung sendiri juga patut diapresiasi karena selalu mengikuti protokol kesehatan di masa pandemi.


Termasuk saat mengurus proses pemakaman jenazah Covid-19, sesuai dengan aturan yang ada.


“Sampai saat ini tidak ada yang ngeyel, masyarakat mengiktui semua aturan yang berlaku, dan memakamkan jenazah sesuai dengan prosedur,” pungkasnya. (NN95)

Komentar

By restu