Tulungagung – Peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan di wilayah kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, oleh Satuan Tugas Operasi (Satgasops) Yustisi yang terdiri dari TNI/Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja, menggelar operasi yustisi dan sidang di tempat bagi pelanggar prokes Covid-19, Di Depan Kantor Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung, Senin (04/01/21).


Dalam Operasi Yustisi tersebut, petugas berhasil menjaring 6 orang pelanggar yang kedapatan tidak menggunakan masker diberikan sanksi administrasi berupa denda 4 Orang dan 2 Orang teguran lesan.

Dari 4 pelanggar protokol kesehatan tersebut, dikenai sanksi administrasi sebesar Rp. 25.000 per pelanggar sebagai efek jera dan selanjutnya tidak mengulangi perbuatannya.
Denda administrasi berupa uang masuk ke kas daerah.

Hal tersebut disampaikan oleh AKP Olivia Evayanti, S.H., Kasubbag Progar Bagren selaku Perwira Pengendali Ops Yustisi.

Paur Subbag Humas Polres Tulungagung Iptu Nenny Sasongko SH menambahkan, operasi yustisi ini merupakan tindak lanjut dari penegakan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan guna pencegahan dan pengendalian Covid19.

“Masyarakat harus diingatkan terus, karena setiap operasi yustisi digelar, selalu ada pelanggar prokes,” ungkapnya.

Penerapan prokes memang opsi yang paling optimal untuk menekan penyebaran Covid-19. Terlebih, wilayah Kabupaten Tulungagung masuk zona merah, dan temuan kasus positif terus ada.


“Ayolah kita bersama-sama mendisiplinkan diri sendiri,” imbuhnya.


Iptu Nenny menjelaskan, untuk menangani pandemi Covid-19 ini tidak bisa hanya dibebankan kepada tenaga medis, TNI/Polri, dan instansi lainnya. Tetapi harus didukung penuh oleh seluruh elemen masyarakat.


“Kami optimis, jika semua warga tertib memakai masker, menjaga jarak, dan rajin cuci tangan, penyebaran Covid-19 akan menurun. Patuh protokol kesehatan sesui yang sering di sampaikan baik melali media online atau himbauan secara langsung,” ungkapnya. (copiteh)

Komentar

By restu