Tulungagung-RY (27) warga Ds. Pelem, Kec. Pare, Kab. Kediri yang pernah meraih peringkat 3 Olimpiade Matematika ini bakal merasakan pengabnya jeruji besi setelah dibekuk Timsus Macan Agung Sat Reskrim Polres Tulungagung. RY merupakan DPO kasus penggelapan uang perusahaan mencapai ratusan juta.

Awal mula kejadian pada awal tahun 2020 yang lalu perusahaan tempat bekerja RY ini curiga lantaran banyak tagihan yang mencapai ratusan juta belum masuk dan setelah dilakukan audit, ternyata banyak ditemukan order fiktif.

Akhirnya manajemen perusahaan yang bergerak dibidang makanan dan minuman melaporkannya ke Polres Tulungagung sehingga petugas melakukan penyelidikan lebih lanjut atas laporan tersebut hingga petugas dari Timsus Macan Agung Sat Reskrim Polres Tulungagung berhasil membekuk RY ketika di wilayah Kediri.

Saat menjalani pemeriksaan, RY ini mengakui semua perbuatannya dengan modus membuat order fiktif dan memakai nama toko-toko besar di Tulungagung dan hasil uang penggelapan digunakan melunasi hutang sebesar Rp 160 juta serta gaya hidupnya yang mewah.

Atas perbuatan tersebut RY dijerat dengan Pasal 374 KUHP tentang penggelapan dengan jabatannya dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. (rz)

Komentar

By restu