FUN BIKE TULUNGAGUNG BERSATU CINTA PAPUA

PB. ISSI Cabang Tulungagung yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Tulungagung dan Polres Tulungagung menyelenggarakan FUN BIKE Tulungagung Bersatu Tahun 2019 dengan start/finish di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso. Minggu (08/09/2019)

Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar, S.I.K, Dandim 0807 Tulungagung, Bupati Tulungagung Maryoto Bhirowo, M.M., Forkopimda Tulungagung, PJU Polres Tulungagung, Anggota Polres Tulungagung dan Ribuan peserta mengikuti acara tersebut. Sebelum bendera Start di kibarkan dihalaman pendopo di laksanakan senam Sajojo dan Maumere yang diikuti Peserta fun bike serta pernyataan sikap menolak kerusuhan dari para peserta fun bike selesai senam.

Kapolres Tulungagung dalam sambutannya “menyampaikan Fun Bike sebagai rangkaian kebersamaan dalam rangka Hari Kemerdekaan ke 74 RI. Seperti kita ketahui bersama, ada banyak peristiwa yang terjadi dalam peringatan Hari Kemerdekaan ke 74 RI dan menjadi perhatian kita bersama.”

Hari kemerdekaan yang sejatinya diperingati sebagai refleksi peringatan persatuan dan kesatuan negeri ini, ternyata dimanfaatkan oleh pihak2 yang tidak bertanggungjawab untuk menimbulkan kerusuhan di Papua, wilayah paling Timur Indonesia.”

Pada kesempatan ini, “saya mengajak warga Tulungagung untuk tidak ikut terprovokasi dengan segala hal negative yang dapat merusak rasa persaudaraan kita. Bahkan dengan kegiatan Fun Bike kita mengirimkan pesan damai dan doa kepada saudara2 kita di Papua serta seluruh negeri ini bahwa kita tidak mudah diadu domba dan dipecah belah. Meski kita tidak berada di lokasi yang sama, tapi kita semua terikat dalam rumah bersama yaitu Indonesia.”

“Gowes sebagai olahraga bersama, selain olah raga murah juga olah raga yang baik bagi tubuh. Saya juga memberikan penghargaan dan apresiasi kepada masyarakat yang telah hidup sehat dengan gemar berolah raga.”

Dilanjutkan dengan sambutan Bupati Tulungagung Drs. H. Maryoto Birowo, MM yang “mengajak masyarakat untuk berolah raga dan memasyarakatkan olah raga, selain itu juga mengajak kepada semuanya untuk menolak kerusuhan dan jaga persatuan.”

Selanjutnya dilaksanakan deklarasi “Tulungagung Bersatu Menolak Kerusuhan dan Jaga Persatuan”  oleh semua elemen masyarakat Kabupaten Tulungagung dan “Menyatakan Masyarakat Tulungagung Cinta Papua”.

Adapun jarak yang harus ditempuh kurang lebih 20 km dengan rute Start Pendopo-Perempatan TT-perempatan budi mulya-perempatan gleduk-balai desa Waung (transit VIP)-Desa Bono-Balai Desa Tanggung (Pos 1)-timungan goa silomangkleng-perempatan balai desa Sanggrahan-wajak-kepuh-pasar hewan beji-pasar burung beji-perempatan tamanan-perempatan TT-Finish Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso. Pada Finis disediakan berbagai doorprise yang menarik, kegiatan selesai pukul 11.00 WIB dengan lancar dan sukses.

Komentar