Polres Tulungagung : Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2019

Wakapolres Tulungagung Kompol Ki Ide Bagus Tri S.I.K memimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Semeru 2019 dengan tema Meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat guna mewujudkan kamseltibcar lantas. Kamis (29/08/2019)

Undangan yang hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Tulungagung Drs Maryoto Bhirowo MM, Komandan Kodim 0807 Tulungagung Letkol Inf Wildan Bahtiar S.I.P, Ketua DPRD Kab Tulungagung atau yang mewakili, Kepala Kajari Kab Tulungagung, Kepala PN Kab Tulungagung, Karumkit  Bhayangkara Tulungagung atau yang mewakili, Ka BNN Kab Tulungagung atau yang mewakili, Wakapolres Tulungagung dan PJU Polres Tulungagung, Kapolsek jajaran Polres Tulungagung, PasiOps Kodim 0807 Tulungagung, Kadinkes Kab Tulungagung, Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung, Kadishub Kab Tulungagung, Komandan Subdenpom V Tulungagung, Kepala Jasa Raharja Tulungagung dan Ka PDPP Samsat Kab Tulungagung.

Pelaksanaan operasi patuh kali ini dimulai tanggal 29 Agustus hingga 11 September 2019. Adapun tujuan operasi adalah meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib berlalu lintas.

Dalam amanat Kapolda jatim yang dibacakan oleh Wakapolres menyatakan “kepadatan penduduk yang tinggi mengakibatkan Jawa Timur menghadapi berbagai masalah, salah satunya adalah kemacetan dan kecelakaan lalu lintas bahkan cenderung mengalami kenaikan”.

Hal ini bisa terlihat pada perbandingan jumlah laka lantas pada tahun 2018 dan 2019 pada periode waktu yang sama (Januari s.d. Juli) yaitu pada tahun 2018 sebesar 15.156 kasus sedangkan pada tahun 2019 sebesar 14.733 kasus (turun sebesar -2,79 %) dengan jumlah laka menonjol sebanyak 3 kasus”.

“Untuk meminimalisir  beberapa permasalahan tersebut di atas serta untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam berlalu lintas bagi masyarakat Jawa Timur guna cipta kondisi Kamseltibcarlantas pasca keputusan Mahkamah Konstitusi tentang hasil Pemilu 2019 maka Polda Jawa Timur beserta jajaran dengan dibantu oleh stake holder terkait akan melaksanakan operasi Kepolisian kewilayahan dengan sandi Patuh Semeru 2019.”

Operasi Patuh Semeru 2019 kali ini diprioritaskan terhadap 8 pelanggaran lalu lintas yaitu pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standart, pengendara Ranmor R4 atau lebih yang tidak menggunakan safety belt, melebihi batas kecepatan, mengemudikan Ranmor dalam pengaruh alkohol, pengendara Ranmor yang masih dibawah umur, menggunakan hand phone pada saat mengemudikan kendaraan, melawan arus, dan menggunakan lampu rotator/strobo”. pungkasnya

Apel Gelar Pasukan di halaman Mapolres Tulungagung yang diikuti oleh ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP dan Dishub Kabupaten Tulungagung.

Komentar