HADIAH DARI TIMSUS MACAN AGUNG BAGI PELAKU KRIMINALITAS

Sebut saja IT (45) warga Ds. Ketanon, Kec. Kedungwaru, Kab. Tulungagung yang merupakan spesialis pencuri hp terpaksa mendapat hadiah dari Timsus Macan Agung Sat Reskrim Polres Tulungagung yakni timah panas pada kaki kirinya karena hendak melarikan diri saat akan dilakukan penangkapan oleh TMA singkatan dari Timsus Macan Agung pada Senin (22/07/19) sekira pukul 20.00 WIB di warkop Fortuna masuk Ds. Ringinpitu. Kec. Kedungwaru, Kab. Tulungagung.

Modus dari pada pelaku IT dengan masuk rumah melalui pintu belakang yang tidak dikunci sekira pkl. 22.00 Wib dan mengambil 2 hp yang sedang di charge milik korban Wiva (39) alamat Ds. Majan, Kec. Kedungwaru, Kab. Tulungagung yang pada saat itu sedang tidur.
.
Selanjutnya korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kedungwaru yang mana langsung berkoordinasi dengan Timsus Macan Agung Sat Reskrim Polres Tulungagung guna dilakukan serangkaian penyelidikan yang mana dalam beberpa hari mendapati pelaku berada di Warkop Fortuna masuk Ds. Ringinpitu. Kec. Kedungwaru, Kab. Tulungagung dan petugas berhasil mengamankan beserta barang bukti berupa 1 hp merk Oppo A3S warna putih, hp merk Wiko warna emas, hp Xiaomi 5A, dosbuk hp merk Oppo A3S, dosbok hp Samsung Note 5, uang tunai sebesar Rp 690 ribu dan 1 unit sepeda motor Yamaha Vixion.

Setelah diinterograsi pelaku juga pernah melakukan pencurian di 4 lokasi berbeda meliputi :
1. Pencurian hp Samsung note 5 dan hp Oppo Neo 7 di rumah Gofur warga Desa Kepuh, Kec. Boyolangu, Kab. Tulungagung;
2. Pencurian hp Oppo A3s dan laptop di rumah Zainal Abidin warga Ds. Serut, Kec. Boyolangu;
3. Pencurian hp IPhone dan dompet warna hitam di daerah Ds. Tambakrejo, Kec. Sumbergempol, serta
4. Pencurian hp Samsung dan dompet di daerah Ds. Tawangsari, Kec. Kedungwaru, Kab. Tulungagung.

Pelaku masih dilakukan penyidikan dan pengembangan lebih lanjut terkait tindak pidana yang dilakukan mengingat ada 4 tkp lain dan pelaku melanggar Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 7 th penjara. (rz)

Komentar