Polres Tulungagung Ikuti Santapan Rohani di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa

Tribratanews Tulungagung – Polres Tulungagung beserta Bhayangkari ikuti kegiatan Santapan Rohani yang diadakan okeh Pemerintah Kabupaten Tulungagung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso Jl. R. A. Kartini Tulungagung.(31/5/19)

Acara dimulai pukul 08.15 WIB yang diikuti oleh Plt. Bupati Tulungagung beserta ibu, Forkopimda Kabupaten Tulungagung, Ketua MUI, Ketua Baznas, Ketua Ormas Islam Kabupaten Tulungagung, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Asisten, Staf Ahli, Kepala Dinas/Badan/Kantor/Bagian dan Camat se-Kabupaten Tulungagung beserta ibu, Ketua PKK,  Dharma Wanita, Persit, Bhayangkari, Perwosi dan Ketua GOW Kabupaten Tulungagung, Karyawan/Karyawati pemerintah Kabupaten Tulungagung, Anggota Kodim 0807 Tulungagung, Anggota Polres Tulungagung, Pelajar.

Plt. Bupati Tulungagung Drs. Maryono Birowo, MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa perlu kita ingat, bahwa pada 10 hari terakhir ini, adalah kesempatan kita untuk menyucikan diri dan memperbanyak doa kepada Allah, agar senantiasa dihindarkan dari api neraka. Dan 10 hari terakhir ini, juga terdapat Malam Lailatul Qadar, yaitu malam yang lebih mulia dani seribu bulan. Oleh karena itu, hendaknya kita benar – benar berjuang dan memperbanyak amal serta memperintens ibadah kita, jangan sampai Malam Lailatul Qadar berlalu dengan sia-sia.
Saya juga menghimbau, bahwa selama libur panjang Hari Raya Idul Fitri ini, saya menghimbau khususnya para ASN, agar mengecek kembali peralatan elektronik yang ada dikantor untuk mematikan aliran listriknya.

Kemudian kepada saudara-saudara kita yang hendak mudik ke daerah asal ataupun berkunjung ke rumah saudara dan kerabat, saya menghimbau agar jangan sampai meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, karena selain rawan terjadi tindak kejahatan seperti pencurian, juga bahaya kebakaran. Rumah yang ditinggalkan dalam kondisi kosong dengan kondisi listrik yang terus-menerus menyala, juga rawan menyebabkan kebakaran.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, warga yang hendak meninggalkan rumah, baik itu mudik ke daerah asal ataupun silaturahmi ke rumah saudara dan kerabat, sebaiknya menitipkan rumahnya kepada pihak keluarga atau tetangga sekitar rumah.(restu)

Komentar