Timsus Macan Agung, Anggota Polsek Besuki dan Dibantu Resmob Polres Blitar Berhasil Tangkap Penadah Barang Hasil Curanmor

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tiga hari berjalan Timsus Macan Agung Sat Reskrim Polres Tulungagung bersama Unit Reskrim Polsek Besuki dibantu Resmob Polres Blitar berhasil melakukan penangkapan terhadap 2 pelaku penadahan barang hasil pencurian sepeda motor. Rabu (06/02).

Pelapor Kotib (31) warga Ds. Besole, Kec. Besuki, Kab. Tulungagung pada Minggu (03/02) sekira pkl. 23.00 wib pulang dari melaut bersama saksi Sdr. Damri kemudian sepeda motor merk Honda Bead No.Pol. : AG-2219-RCL diparkir diteras depan rumah sekira pkl. 01.30 Wib, pelapor terbangun karena mendengar bunyi suara motor yang direm dan ternyata benar sepeda motor miliknya telah tidak ada ditempatnya.
Kemudian korban meminta tolong kepada saksi untuk membantu melakukan pencarian melalui COD di medos (facebook) dan saksi melihat salah satu ungahan menawarkan sepeda motor dengan ciri cirinya sama dengan milik korban saat itu juga korban memberitahukan ke petugas Polsek Besuki.

Kemudian Kanit Reskrim IPDA Daroji bersama anggota melakukan koordinasi dengan Timsus Macan Agung Sat Reskrim Polres Tulungagung melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap informasi tersebut. Selang dua hari petugas menemukan identitas dari salah satu akun FB yang mengunggah sepeda motor yang mirip dengan milik korban. Yakni bernama RS (24) warga Ds. Bangri, Kec. Glegok, Kab. Blitar dan petugas langsung melakukann intorgasi di tempat tinggalnya dan yang bersangkutan mengaku kalau sepeda motor tersebut dibeli dari Sdr. MS (34) warga Ds. Popoh, Kec. Selopuro, Kab. Blitar sebesar 3.6 jt melalui COD.

Sehingga saat itu juga Sdr. RS diamankan petugas berikut barang bukti hasil curian milik korban guna proses penyidikan lebih lanjut. Setelah petugas mengamankan Sdr. RS selanjutnya petugas melakukan pengembangan terhadap Sdr. MS dan alkhamdulillah berhasil ditangkap di Pasar Selopuro Kab. Blitar dan hasil dari keterangan Sdr. MS sepeda motor tersebut diperoleh dengan cara membeli dari Sdr. P alamat tdk tahu yang ketika itu sepeda motor diantarkan ke rumah sdr. MS dan dibeli seharga 3.2 jt.

Kedua pelaku RS dan MS merupakan pelaku penadahan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 480 KUHP dan saat ini Sdr. P menjadi DPO. (rz)

Komentar
Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.