AKHIR DARI AKUN Puji Ati NAMUN PROSES PENGEMBANGAN PENYIDIKAN MASIH BERLANJUT

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

tribratanewstulungagung.net-Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar, SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Mustijat Priyambodo, SIK, MH dan Kasubbag Humas Polres Tulungagung IPTU Sumaji, SH pada saat melaksanakan Konference Press terkait penangkapan oleh Timsus Macan Agung Sat Reskrim Polres Tulungagung terkait kasus ujaran kebencian melalui medsos dengan Akun FB Pujiati, dilaksanakan di lobi Sat Reskrim Polres Tulungagung. Jumat (23/11).

Akun yang selama ini sangat meresahkan tersebut khususnya di medsos dengan postingan-postingan mengandung ujaran kebencian akhirnya dapat diketahui siapa pemiliknya yakni pelaku yang berinisial Rohmad Koerniawan Als Pujiati Als Petrok Alias Imam Insani Als Wawan Als Herex (38) warga Ds. Serut, Kec. Boyolangu, Kab. Tulungagung.

Timsus Macan Agung dan Timsus Cyber Polres Tulungagung yang menerima laporan pertama dari sala satu korban ujaran kebencian terkait akun facebook IMAM INSANI pada sekitar bulan Oktober 2017 langsung melakukan penyelidikan dan mapping terhadap akun facebook tersebut dan selang beberapa hari akun facebook IMAM INSANI tersebut tidak lagi menggunggah ujaran kebencian (down).

Pada sekitar bulan September 2018, petugas mendapatkan laporan kembali terkait dengan ujaran kebencian akun facebook PUJI ATI yang juga melakukan unggahan ujaran kebencian sehingga Timsus Macan Agung dan Timsus Cyber Polres Tulungagung kembali melakukan mapping terhadap akun facebook tersebut dan alhasil penyelidikan didapati bahwa akun FB PUJI ATI merupakan pemilik akun FB IMAM INSANI yakni seseorang orang atas nama Rohmad Koerniawan (PELAKU).

Selanjutnya pelaku dapat dilakukan penangkapan oleh TIMSUS Macan Agung Sat Reskrim Polres Tulungagung melalui pentahapan penyelidikan yang membutuhkan waktu yang tepat dan profesional ketika di rumah saudaranya masuk Kec. Gandusari, Kab. Trenggalek pelaku berhasil diamankan beserta BB 1 buah Hp miliknya dan dimintai keterangan di Sat Reskrim Polres Tulungagung lebih lanjut pada hari Kamis (22/11).

Hasil pemeriksaan sementara dan data-data yang diperoleh dari pelaku, Timsus Macan Agung Sat Reskrim Polres Tulungagung melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut sehingga berhasil juga diamankan orang-orang yang turut serta mengirimkan data-data terkait ujaran kebencian kepada terlapor yang mana kemudian di unggah / posting oleh akun PUJI ATI yakni BL (50), HR (45) RA (42) dan seorang perempuan bernama EN (40) serta petugas menyita barang bukti lain berupa 9 Hp berbagai merk, 1 buah Laptop, 1 buah modem dan 1 buah PB.

Saat ini kasus tersebut masih berlanjut dan dilakukan pengembangan oleh Timsus Macan Agung dan Tim Cyber Unit Pidsus Sat Reskrim Polres Tulungagung yang selanjutnya melakukan uji laboratories terhadap barang bukti berupa HP serta laptop yang telah dilakukan penyitaan di Labforensik Polda Jatim sehingga dapat diketahui siapa-siapa saja yang turut serta sebagai penyuplay data maupun postingan kepada akun PUJI ATI.

Pelaku saat ini menjalani hukuman di tahanan Polres Tulungagung karena melanggar Undang-Undang No. 11 tahun 2008, tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman untuk Pasal 45 ayat 3 pidana kurungan paling lama 4 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 750 juta rupiah dan Pasal 45 ayat 4 pidana kurungan paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp satu milliar rupiah.

Diharapkan kepada masyarakat Kab. Tulungagung khususnya pengguna medsos/ netizen agar sangat berhati-hati dalam penggunaannya dan sharing dulu sebelum di share dan jangan sampai ikut terprovokasi terhadap unggahan/ postingan yang belum jelas kebenarannya. (rz).
#poldajatim #polrestulungagung #satreskrimtulungagung #kabtulungagung #stophoax

Komentar
Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.