Kembangkan Wisata Lingkar Gunung Wilis

Pemerintahan Kabupaten Tulungagung dibawah kepemimpinan bupati dan wakil bupati Syahri Mulyo dan Maryoto Birowo berencana bakal mengembalikan ikon pariwisata kota Marmer seperti tahun 1990-an, pantai Popoh di Kecamatan Besuki. Salah satu wisata yang bakal dikembangkan air tejun Lawean di Dusun Turi Desa Geger Kecamatan Sendang.

Di sekitar air terjun Lawean tersebut sangat berpotensi untuk dikembangkan. Karena daerah itu masuk kawasan lingkar gunung Wilis yang menghubungan dua Kabupaten, Kabupaten Kediri dan Trenggalek.

Langkah awal yang bakal dilakukan adanya membuka akses jalan atau pelebaran menuju air terjun tersebut. Infrastruktur jalan menjadi faktor utama dalam mengembangkan sektor periwisata. Banyak investor membidik pengembangan pariwisata jika infrastruktur jalan sudah bagus. Terkait dengan panjang dan lebar jalan yang bakal dibangun masih dalam kajian satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait.

“Daerah lingkar gunung wilis berpotensi untuk dikembangkan,”kata Syahri Mulyo.

Keinginan untuk mengembangkan wisata di lingkar gunung wilis, bupati mengajak komunitas trail menelusuri jalan menuju air terjun lawean. Rombongan trail mengambil start di Desa Sukowiyono Kecamatan Karangrejo. Meski medan yang begitu sulit dan licin setelah diguyur hujan. Bupati dan komunitas trail tetap melanjutkan perjalanan menuju air terjun berada km 25 arah barat daya kota Tulungagung.

Dalam rangka menunjang optimalisasi pengelolaan sektor kepariwisataan dan kebudayaan telah diupayakan berbagai kegiatan yang mengarah pada peningkatan sarana dan prasarana. Diantaranya pada tahun 2013 telah dialokasikan dana untuk pembangunan obyek wisata di Pantai Popoh dan pada tahun anggaran 2014 ini Kabupaten Tulungagung mendapatkan dana APBN yang direncanakan untuk peningkatan sarana dan prasaranan kepariwisataan di Pesanggrahan Argowilis.

Disamping itu, hingga akhir 2014 ini telah laksanakan program peningkatan jalan menjadi hotmix pada jalan yang menuju kawasan obyek-obyek wisata. Misalnya peningkatan jalan hotmix ruas Rejosari–Pantai Sine Kecamatan Kalidawir sehingga diharapkan mampu meningkatkan perkembangan obyek wisata untuk meningkatkan PAD Kabupaten Tulungagung dari sektor kepariwisataan.

Terkait dengan pemenuhan sarana dan prasarana kesenian, telah dibangun Sanggar Seni Budaya Daerah, Sanggar seni ini akan difungsikan sebagai balai budaya yang mampu dijadikan tempat mencurahkan kreatifitas berkesenian dan berkebudayaan khususnya bagi insan seni di Kabupaten Tulungagung. Organisasi – organisasi kesenian di Kabupaten Tulungagung antara lain Pepadi, Dewan Kesenian, Majelis Luhur Perjalanan, dan Paguyuban Kesenian di Tulungagung diharapkan nantinya mampu meramaikan aktifitas kegiatan kesenian di sanggar ini. Disamping itu guna meramaikan sanggar seni ini, direncanakan secara rutin setiap minggu nantinya akan dilaksanakan berbagai acara pergelaran kesenian dan kebudayaan daerah.

Komentar